Pemkab Dogiyai Serahkan Bantuan 4 Unit Speedboat kepada Pimpinan Agama di Kamuu dan Mapia
DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN DOGIYAI -_- Pemerintah Daerah Kabupaten Dogiyai resmi menyerahkan bantuan sarana transportasi air berupa 4 unit speedboat kepada para pimpinan dan tokoh agama dari wilayah Kamuu dan Mapia pada Senin, 28 September 2026. Bantuan ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah Dogiyai dalam mendorong pembangunan yang merata serta mendukung pelayanan kerohanian dan sosial kemasyarakatan di wilayah-wilayah sulit dijangkau.
Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Dogiyai, Natalis Agapa, SE, M.Si, yang mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Dogiyai. Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Dogiyai, Mensep Anou, sejumlah tokoh masyarakat serta para pimpinan keagamaan setempat.
Dalam komitmennya, Pemkab Dogiyai menyerahkan total 4 unit speedboat. Rinciannya, 2 unit dialokasikan untuk perwakilan tokoh agama di wilayah Kamuu, dan 2 unit lainnya diserahkan untuk wilayah Mapia, yang secara khusus ditujukan bagi wilayah Distrik Sukikai Selatan selaku distrik terjauh di Kabupaten Dogiyai.
Dalam sambutannya, Natalis Agapa menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar alat transportasi, melainkan sarana sangat penting untuk mendukung pelayanan jemaat, ibadah, serta akses darurat seperti pelayanan kesehatan masyarakat. Pemerintah berharap fasilitas baru ini dapat menjamin kelancaran pelayanan kerohanian agar para hamba Tuhan mampu menjangkau umat secara cepat dan aman, sekaligus memperkuat konektivitas sosial antar-wilayah Kamuu, Mapia, dan sekitanya.
Dengan adanya bantuan fasilitas transportasi air ini, Pemerintah Kabupaten Dogiyaai berharap, Pertama, Mendapat kelancaran dalam tugaa Pelayanan Kerohanian, misalnya Para Hamba Tuhan dan tokoh agama dapat menjangkau umat dan jemaat dengan lebih cepat, aman, dan efisien. Kedua, meningkatkan interaksi dan konektivitas antar-wilayah, misalnya dengan perahu ini dapat memudahkan akses sosial antara wilayah Kamuu, Mapia, dan sekitanya dapat terjalin dengan lebih baik. Ketiga, dampak positif lainnya masyarakat adalah sarana speedboat ini dapat membawa berkat dan sukacita bagi seluruh masyarakat yang dilayani.
Di akhir acara, Natalis juga menitipkan pesan penting kepada para tokoh agama yang menerima amanah agar sarana transportasi air ini dijaga dan dirawat dengan sebaik-baiknya. Ia meminta agar pemeliharaan mesin dilakukan secara berkala demi memperpanjang usia pakai speed boat, sehingga dapat membawa berkat jangka panjang bagi pembangunan dan kedamaian di Kabupaten Dogiyai.
"Saya berharap, lakukan pemeliharaan mesin secara berkala agar usia pakai speedboat ini bisa bertahan lama untuk melayani umat. Saya ucapkan selamat melayani kepada para Tokoh Agama di wilayah Kamuu dan Mapia. Terima kasih atas kemitraan yang baik selama ini antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam menjaga kedamaian serta mendukung pembangunan di Kabupaten Dogiyai yang kita cintai ini. Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberkati niat tulus kita, memberikan kekuatan, dan melindungi setiap langkah pelayanan kita di atas tanah ini," hĂ rapnya. (Marsel Dou)








