Perkuat Kelembagaan dan PAUD HI, Pokja Bunda PAUD Provinsi Papua Tengah Kunjungi Dogiyai

blog image

HUMAS PEMKAB DOGIYAI _-_ Dalam rangka memperkuat kelembagaan Kelompok Kerja (Pokja) Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Intergratif (PAUD HI) di tingkat kabupaten, maka Tim Pokja Bunda PAUD Provinsi Papua Tengah melakukan kunjungan kerja strategis ke Kabupaten Dogiyai pada hari Jumat, 28 Agustus 2026. Kegiatan kunjungan yang berlangsung di SMP YPPK St. Fransiskus Moanemani ini dipimpin langsung oleh Ketua Pokja Bunda PAUD Provinsi Papua Tengah, Apolonaris Yogi, B.Soc. Sc., M.Sc bersama lima anggota tim lainnya. Agenda utama kunjungan ini adalah untuk memperkuat kelembagaan Pokja di tingkat kabupaten serta mematangkan program intervensi Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI).

Kunjungan kerja ini merupakan tindak lanjut nyata dari hasil Lokakarya PAUD Bermutu yang telah dilaksanakan sebelumnya pada tanggal 7 hingga 9 Juli 2026 di Nabire, ibukota Provinsi Papua Tengah. Melalui lokakarya tersebut, peta persoalan PAUD di wilayah Papua Tengah telah diidentifikasi secara mendalam.

Kepala Bidang PAUD PNFI Kabupaten Dogiyai, Anakletus Agapa, S.Pd menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas kunjungan kerja ini. Agenda utama pertemuan difokuskan pada evaluasi struktur organisasi Pokja Kabupaten Dogiyai agar sepenuhnya selaras dengan versi dan ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

"Setelah kami memaparkan struktur Pokja yang disusun, tim provinsi memberikan beberapa masukan untuk direvisi, termasuk pengurangan jumlah anggota. Tindakan penyesuaian ini akan kami lakukan dalam waktu dekat agar Tim Pokja Kabupaten Dogiyai yang solid dapat segera terbentuk," ujar Anakletus Agapa.

Ketua Pokja Bunda PAUD Provinsi Papua Tengah, Apolonaris Yogi, B.Soc.Sc, M.Sc, menegaskan bahwa kedua pihak telah sepakat untuk merampungkan urusan kelembagaan ini dalam waktu satu minggu.

"Teman-teman Pokja Bunda PAUD Kabupaten Dogiyai akan memverifikasi kembali nama-nama dalam susunan pengurus untuk memastikan kesediaan mereka. Yang bersedia akan dimasukkan, dan yang tidak akan dikeluarkan. Targetnya selesai dalam satu minggu, lalu proses akan dilanjutkan ke tahap pengukuhan," jelas Apolonaris Yogi.

Selain penguatan lembaga, kunjungan ini juga memastikan langkah intervensi terhadap satuan PAUD di Dogiyai. Berdasarkan kriteria Lokakarya Nabire, prioritas bantuan dialokasikan khusus untuk PAUD yang menghadapi kendala operasional serius atau berada di wilayah yang sulit dijangkau, bukan PAUD yang sudah berjalan aktif secara mandiri.

Pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga dan Pokja PAUD HI Kabupaten Dogiyai telah memetakan dan memilih 4 (empat) PAUD yang membutuhkan perhatian khusus. Dari empat lembaga tersebut, Pokja Provinsi Papua Tengah berkomitmen untuk mengintervensi 2 (dua) PAUD secara intensif, yang masing-masing terletak di wilayah Distrik Mapia dan Distrik Kamuu.

"Kami sangat bersyukur rekan-rekan di Dogiyai memilih PAUD yang memang jauh dan butuh perhatian. Setelah kelembagaan Pokja rampung dan kami menerima konfirmasi dalam minggu ini, tim provinsi akan kembali berkoordinasi dengan kabupaten untuk langsung turun mengunjungi dua PAUD yang diintervensi tersebut," tambah Apolonaris. (Tim Humas Pemkab Dogiyai)