Porseni Pelajar Dibuka, Pemkab Dogiyai Dorong Lahirkan Atlet Berprestasi, Diharap Bermain Sportif dan Perkuat Persaudaraan
HUMAS PEMKAB DOGIYAI _-_ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Pelajar Tingkat Kabupaten Dogiyai Tahun 2026 di halaman Kantor Dinas Dikpora Dogiyai, Kampung Mauwa, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, Jumat (7/8). Kegiatan Porseni tahun 2026 yang diikuti pelajar tingkat SMP, SMA dan SMK dari berbagai Distrik di Kabupaten Dogiyai itu mengusung tema: "Melalui Porseni Pelajar Mari Kita Menumbuhkan dan Mengembangkan Bakat dan Minat di Bidang Olahraga dan Seni Menuju Dogiyai Cerdas, Dogiyai Kuat, Dogiyai Maju Menuju Dogiyai Dou Enaa."
Mewakili Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, S.Pd, M.Si, Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Dogiyai, Wilem Tagi, S.IP membuka secara resmi Porseni Pelajar Dogiyai yang dihadiri oleh jajaran Dinas Dikpora Dogiyai, guru pendamping serta ratusan pelajar peserta Porseni tersebut.
Dalam sambutannya, Wilem Tagi menegatakan, tujuan utama penyelenggaraan Porseni Pelajar ini bukan sekadar mencari juara, melainkan membangun karakter peserta didik melalui nilai-nilai sportivitas, persahabatan dan kebersamaan. Sedangkan menyangkut kemenangan, kata Tagi, hanyalah hasil dari sebuah pertandingan.
"Sedangkan persaudaraan yang terbangun selama kompetisi merupakan nilai yang akan terus dikenang oleh para pelajar. Kadang-kadang kita berpikir, bahwa menang atau kalah adalah hal yang paling penting. Padahal yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita membangun persahabatan, kekeluargaan dan kebersamaan. Nilai itu jauh lebih tinggi daripada sekedar menjadi juara," ujanya.
Mantan Kepala Distrik Dogiyai itu mengingatkan, seluruh peserta agar bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas serta menghindari tindakan yang dapat memicu konflik selama pertandingan.
"Jangan bermain dengan emosi, jangan bermain kasar, jangan memaksakan diri hanya karena ingin menjadi juara. Bertandinglah dengan tenang, sportif, dan anggap semua peserta sebagai keluarga. Yang paling penting badan tetap sehat, stamina terjaga, dan hubungan persaudaraan semakin erat," pesannya.
Sementara itu, mewakili Kepala Dinas Dikpora Dogiyai, David Goo, S.Pd, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dikpora Dogiyai, Tenislaus Agapa, S.Sos menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Dogiyai yang terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga pelajar.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati yang pada hari ini diwakili oleh Bapak Asisten III karena telah membuka secara resmi kegiatan Porseni Pelajar Tingkat Kabupaten Dogiyai Tahun 2026. Terima kasih juga kepada seluruh sekolah yang hadir sehingga pelaksanaan kegiatan ini dapat berjalan dalam suasana aman, damai, dan tertib," katanya.
Tenislaus menjelaskan, Porseni merupakan salah satu program pembinaan pelajar yang bertujuan menumbuhkan serta mengembangkan bakat dan minat peserta didik, khususnya di bidang olahraga dan seni. Kegiatan tersebut, katanya, menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Dogiyai dalam mewujudkan visi pembangunan daerah, yakni Dogiyai Cerdas, Dogiyai Kuat dan Dogiyai Maju.
"Melalui Porseni ini kami ingin mengorbitkan atlet-atlet pelajar yang cerdas, kuat, dan mampu berprestasi. Mereka inilah yang nantinya diharapkan dapat membawa nama baik Kabupaten Dogiyai pada berbagai ajang olahraga di tingkat yang lebih tinggi," ujanya.
Menurut Tenislaus Agapa, selain menjadi ajang kompetisi, Porseni Pelajar ini juga diharapkan menjadi wadah pembinaan karakter generasi muda. Olahraga, katanya, tidak hanya membentuk kemampuan fisik, tetapi juga melatih kedisiplinan, kerja sama, sportivitas serta pola pikir yang positif dan kritis. Karena itu, Agapa berharap agar para peserta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk saling mengenal, memperluas persahabatan dan membangun semangat persatuan antarsekolah.
"Melalui Porseni ini kami ingin mengubah cara berpikir siswa agar lebih positif dan lebih kritis. Sekolah lain bukan lawan, tetapi teman dan keluarga yang bersama-sama belajar dan berkembang. Dari kegiatan seperti inilah bibit-bibit atlet pelajar yang berbakat bisa lahir," katanya.
Pada kesempatan itu, Tenislaus juga menjelaskan, bahwa pelaksanaan Porseni tahun 2026 ini mengalami penyesuaian akibat efisiensi anggaran. Jika pada tahun-tahun sebelumnya dapat mempertandingkan tiga hingga empat cabang olahraga, tahun ini hanya dua cabang olahraga yang dilombakan yakni bola voli putra dan putri tingkat SMA/SMK serta lari maraton putra dan putri tingkat SMP.
"Karena adanya efisiensi anggaran, tahun ini kami hanya bisa melaksanakan dua cabang olahraga. Namun kami berharap pada tahun mendatang kegiatan ini bisa kembali dilaksanakan dengan lebih banyak cabang olahraga sehingga kesempatan bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuannya semakin luas," jelasnya.
Sebanyak 13 sekolah ambil bagian dalam Porseni Pelajar Tingkat Kabupaten Dogiyai Tahun 2026, terdiri atas empat SMA/SMK, yakni SMA Negeri 1 Dogiyai (Mapia), SMA Negeri 2 Dogiyai, SMK Negeri 1 Agribisnis dan Agroteknologi Dogiyai, dan SMK YPPGI Jehezkiel Dumapa Idakebo. Sementara itu, untuk jenjang SMP diikuti oleh sembilan sekolah, yaitu SMP Negeri Moanemani, SMP Negeri 1 Mapia, SMP YPPK St. Fransiskus Asisi Moanemani, SMP Negeri 1 Dogiyai, SMP Negeri 1 Kamuu Selatan, SMP Negeri 2 Kamuu Selatan, SMP Negeri Kamuu Utara, SMP YPPGI Idakebo dan SMP Negeri 1 Kamuu Timur.
Melalui penyelenggaraan Porseni Pelajar Tahun 2026, Pemkab Dogiyai berharap agar pembinaan olahraga dan seni di lingkungan sekolah dapat terus berkembang. Ajang ini diharapkan tidak hanya melahirkan atlet-atlet muda berprestasi, tetapi juga membentuk generasi yang sehat, disiplin, sportif, serta memiliki semangat persaudaraan dan kebersamaan sebagai modal membangun Kabupaten Dogiyai yang Dou Ena di masa depan. (Humas Pemkab Dogiyai)








